ABU PANTON KEMBALI KEPADA ALLAH.

Gambar

 ULAMA Aceh Teungku Ibrahim Bardan atau Abu Panton, meninggal dunia sekitar pukul 18.30 WIB di Rumah Sakit Herna, Medan, Sumatera Utara, Senin 29 April 2013.

 Pemimpin Dayah Malikussaleh Panton Labu itu menderita penyakit hipertensi. Sebelum dirawat selama lima hari di Rumah Sakit Herna, Abu Panton sempat dirawat 15 hari di Rumah Sakit Materna, Medan.

 “Saat ini dalam proses membawa pulang jenazah Abu Panton ke Panton Labu, Aceh Utara,” ujar keponakan Abu Panton, Attaillah, saat dihubungi ATJEHPOSTcom, Senin sore.

 Rencananya, kata dia, pemakaman akan dilakukan di Dayah Malikussaleh, Selasa besok, 30 April 2013.

 Sebelum dibawa ke Medan, Abu Panton juga dirawat di Rumah Sakit Bunga Melati, Lhokseumawe. Kondisinya sempat normal. Namun setelah itu ia kembali dilarikan ke Medan, lalu selanjutnya berobat ke Penang, Malaysia.[](rz)
sumber edt: http://atjehpost.com/read/2013/04/29/49900/0/30/Ulama-Aceh-Abu-Panton-tutup-usia#sthash.KF881FSD.8vVlQVvm.dpuf

5 Responses to ABU PANTON KEMBALI KEPADA ALLAH.

  1. diah mengatakan:

    Hai muda mudi islam bangkitlah untuk meneruskan perjuangan ulama- ulama aceh yang telah mendahului kita.jangan hanya diam dan membiarkan negeri ini bobrok oleh tangan- tangan yang tidak bertanggung jawab. Jangan beri peluang untuk mereka,mari kita teruskan perjuangan yang diembankan ulama selama ini. Bersatu kita untuk islam.diah-ar

  2. diah mengatakan:

    Hari ini kita berduka karena ditinggal oleh seorang ulama yang menjadi panutan ummat di negeri ini. Betapa ummat di negeri ini mencintainya.
    Tapi pernahkah kita mencintai diri kita sebagaimana kita mencintai beliau????????
    Seharusnya kita juga mencintai diri kita seperti kita mencintainya…Tapi selama ini kita selalu menganiaya diri kita sendiri. Saat orang yang menjadi panutan kita masih bersama kita, kita sering mengabaikannya. Jangankan untuk menimba ilmu kepada beliau, bersilaturrahmi dengannya saja enggan kita lakukan. Malah sebagian dari kita ada yang berani menentang dan mencaci makinya. Manusia Seperti apakah kita ini???? Kita hanya berfikir dengan sholat saja sudah cukup, yang jadi pertanyaannya, apakah kita punya ilmu untuk melakukan sholat dengan benar??? Jangan hanya berdiri, ruku`, dan sujud saja sementara sah dan batal sholat tidak tau. Inilah manusia yang rugi sebagaimana yang dijelaskan allah dalam surah Al-Asyri. Untuk apa merasa menyesal dengan kepergian para ulama kalau kita tidak pernah mau berjalan beriringan bersama beliau semasa beliau masih hidup dan sesudah beliau menutup usianya. Janganlah menjadi orang munafik yang hanya berkata ” saya menyesal dan berduka cita atas kepergian para ulama” sementara akhlak dan akidahmu tidak pernah bisa dibentuk. Buktikan kalau kamu bukan orang yang munafik!!!!!!!!!!!

  3. Zuriati Wahab mengatakan:

    innalillahi wa inna ilaihi rajiuun….gelaplah sudah dunia ini dengan tiada lagi ulama , hilang ilmu…inilah tanda -tanda kiamat sudah dekat. insaflah wahai saudara ku…..

  4. Ping-balik: https://agusatjeh.wordpress.com/2013/04/29/abu-panton-kembali-kepada-allah/ | islamp0st

  5. Enjoyed looking through this, very good stuff, appreciate it. “Be not careless in deeds, nor confused in words, nor rambling in thought.” by Marcus Aurelius Antoninus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s